Sebuah Harapan, Sebuah Kecemburuan-Nya

Oleh: Siti Novi Parida*

Pernah kah kamu berharap?
Bagaimana rasanya?
Bukan kah rasanya sangat ingin tercapai harapan itu?
Namun bagaimana jika tak tercapai?
Kecewakah dikau?
Pasti... Tapi apa daya?
Apa yang bisa dilakukan...
Hanya bisa diam tak ungkapkan apapun..
Harapan itu memang seperti sebuah angan..
Ingin rasanya cepat didapatkan...
Tapi jika angan itu terbang jauh..dan semakin jauh...
Kita hanya bisa melihatnya saja..
Ya melihat..
Tanpa berbicara sepatah katapun..
Mungkin saat ini Allah sedang mengujimu..
Kau lupa siapa yang harus diharapkan paling tinggi?
Allah..
Mungkin Allah sedang cemburu terhadap mu..
Karna kau lebih berharap kepada sesuatu yang lebih dari pada Nya..
Cobalah instropeksi dirimu..
Benarkah demikian?
Jika iya... Coba perbaiki harapan mu..
Jika kau berharap akan sesuatu...
Cobalah berharap pada Allah..
Agar sekiranya Allah memudahkan untuk kita bisa menggapai harapan kita...
Allah jika Engkau benar-benar cemburu...
Maafkan kami... Kami akan berharap hanya kepada Mu..
Ya kepada Mu.. Kepada Allah yang Maha pemberi...
Semoga Engkau memberi kemudahan akan harapan harapan kami...
Amin....

*Penulis adalah Mahasiswa Tadris IPS-B Semester V Fakultas Tarbiyah & Ilmu Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Aktif sebagai pengurus HIMASOS di bidang Pendidikan & kebudayaan.


2 Responses to "Sebuah Harapan, Sebuah Kecemburuan-Nya"