KABAYAN "JEUNG" PROFESOR


"Ngebanyol ala rakyat Sunda"

Siang menjalang sore, Kabayan akan pergi ke jakarta. Dengan gaya penampilan yang khas rakyat sunda : memakai busana serba hitam, dan ikat kepala yang sangat khas dari budaya sunda. Dia pergi dengan menumpangi kereta api. Dia duduk dipinggir jendela kereta api.  Ketika sedang asyik menikmati pemandangan dibalik jendela. Tiba-tiba, datang seorang profesor yang kebetulan kenal kepada kabayan.
Profesor : adeeeuuuh, geuning aya akang kabayan nya didieu.(Artinya: aduuuh, kok ada          kabayan ya disini).
Tetapi kabayan menghiraukan atas basa-basi sang profesor, karena dia sangat asyik menikmati keindahan pemandangan dari luar jendela kereta api. Kemudian, sang profesor mulai mengajak kabayan ngebanyol dengan cara "bermain tebak-tebakan". Dengan sedikit agak berlagak, profesor memanggil kabayan berniat untuk menantangnya.
 Prof : kabayan...kabayan, saya punya pertanyaan yang harus ditebak oleh kamu !!.
Kabayan tetap asyik memandang keindahan alam dibalik jendela kereta.Namun, profesor tetap merayu dan menawarkan cara agar kabayan mau melakukannya.
Prof : hayuuu atuh kabayan !! kita tebak-tebakan.
Kabayan : masih tetap menghiraukannya.
Prof : Ya sudah , begini saja. Kalo kamu bisa menebak pertanyaan saya, kamu akan saya bayar 50.000, tetapi klo tidak bisa kamu harus bayar 5.000. Dan kalo kamu bertanya kepada saya, lantas saya bisa menebaknya biarlah saya dibayar 5.000, tetapi kalo tidak bisa, biarlah tidak usah dibayar. "Jelas profesor".
 Akhirnya, kabayan tertarik atas tawaran cara dari profesor. Kemudian kabayan memulainya.
 Kabayan : apa pertanyaan mu prof?.
Prof : berapakah jarak yang tepat antara bulan dan bumi ?.
Tiba-tiba kabayan tersenyum, karna dia tidak tahu jawaban dari pertanyaan profesor, lantas kabayan menyodorkan uang dari saku celananya 5.000. Akhirnya profesor tersenyum bahagia menyomot uang dari kabayan.  Sok sekarang giliran mu kabayan.(ucap profesor).
Kabayan : binatang apa yang ketika naik gunung kakinya ada 4, tetapi ketika turun gunung kakinya ada 2 ?.
Profesor mulai kebingungan dan berfikir, dia keluarkan semua alatnya, dari mulai kalkulator,handphone, bahkan laptop untuk membuka internet dan mencari di berbagai situs maupun alamat web. Tetapi tetap saja profesor menyondorkan uang 50.000 kepada kabayan, karna dia tidak menemukan jawabannya. Kabayan pun tersenyum menerima uangnya, hehe.
Namun, profesor masih penasaran atas pertanyaan yang dilontarkan kabayan kepadanya. Akhirnya profesor mempertanyakan atas apa jawaban dari pertanyaan kabayan tersebut.
 Prof : tunggu dulu kabayan, apa jawabannya atas pertanyaan mu itu?.
Kabayan : ini pak prof jawabannya (sambil menyodorkan uang 5.000) lantas tersenyum ramah, hehehe.

Oleh    : Andri Khr
Tadris ips a/3

0 Response to "KABAYAN "JEUNG" PROFESOR"

Posting Komentar